Menampilkan hasil tunggal

Show sidebar

[500G] MADU HUTAN SUMATERA ASLI – SIGNATURE WILD SIALANG HONEY [KADAR AIR RENDAH]

Rp199.000
Deskripsi Produk : 1. 100% madu hutan Sialang asli, dipanen dari Hutan Hujan Riau - Sumatera 2. Berat bersih 500 gram 3. Kental dengan kadar air rendah [18.5%], sehingga minim resiko fermentasi (berbusa/bergas) 4. Madu hutan liar grade A [Sangat Aman] 5. Premium quality dan packaging 6. Tersedia varian packaging khusus [Gift-Box Packaging] sebagai kado & buah tangan Anti-Mainstream Produced by : The Local hive Keterangan Produk: Madu Sialang adalah madu yang terlekat kepada banyak budaya di Indonesia sejak zaman dahulu kala. Nama madu ini datang dari jenis pepohonan tempat lebah madu Sialang (Apis Dorsata) bersarang, yang sering disebut-sebut sebagai "Pohon Sialang". Pohon ini ditemukan secara alami di dataran hutan hujan Sumatera dan memegang peran penting baik dalam lingkungan alam dan budaya masyarakat sekitar. Di masa lampau, pemanenan madu Sialang dilakukan melalui ritual bernama "menumbai." Walaupun pada hari ini praktis menumbai sudah jarang, masyarakat lokal masih menganggap pohon sialang sebagai pohon yang dilindungi dan juga sebagai sumber kehidupan. Semakin hari, madu sialang kerap bertambah langka. Namun walaupun demikian, madu sialang yang biasa dijual di pasaran sering-kali dipanen dan diproses dengan cara yang tidak higenis. Hal ini dapat diidentifikasi pada busa fermentasi di produk madu. Tidak hanya menurunkan kualitas madu, madu yang sudah terfermentasi juga berbahaya untuk dikonsumsi. Karena-nya, The Local Hive berkomitmen untuk hanya menjual madu berkualitas tinggi kepada konsumen, agar madu sialang yang kita konsumsi dapat menjadi santapan manis dan sehat bagi tubuh. English version: Sialang Honey has been part of many culture in Indonesia that goes back centuries. The group of trees where A. Dorsata reside, also known as the “Sialang Tree”, are found in the endemic lowland of Indonesia tropical rainforest and possess both environmental and cultural importance. In the past, harvesting Sialang honey was done trough a ritual known as “menumbai”. While the practice is uncommon nowadays, locals still regard The Sialang Tree as a protected tree species and a source of living. The truth is, wild honey is not a common sustenance, especially with the ever growing deforestation and wildfire. Sadly, for a long time Sialang honey has only been sold conventionally in its raw state, making it hard to compete in our ever growing market. Therefore, we aim to rebrand and modernize a generations old tradition, and share to you a little bit of our blessing.